WIB
Follow Us: Facebook twitter

Studi: Pria Lebih Sayang Keluarga Ketimbang Wanita

Jumat, 01 November 2013 // ,
pak
Sentuhan sosok wanita mutlak diperlukan dalam sebuah keluarga. Ia berperan membentuk kepribadian anak serta mengurus rumah tangga. Namun belakangan, wanita karier makin menjamur.

Baik karena tuntutan ekonomi maupun kebutuhan akan eksistensi, wanita tak lagi mau hanya berdiam diri di rumah. Bagi mereka, kantor merupakan 'sarang' terbaru.

Sebuah studi bahkan menunjukkan fakta mengejutkan. Nyatanya, lebih banyak pria yang menempatkan keluarga sebagai prioritas, ketimbang wanita. Studi itu dilakukan terhadap lebih dari seribu pekerja profesional yang tergabung dalam jaringan LinkedIn.

Sebanyak 512 wanita dan 511 pria ditanya pandangannya soal pekerjaan, kesuksesan, dan keseimbangan. Hasilnya, 86 persen pria memulai keluarga lebih dulu daripada 73 persen wanita.

Menikah, memiliki anak, dan sukses berkarier dianggap para pria itu sebagai indikator keberhasilan mereka dalam hidup. Sebanyak 79 persen pria memikirkannya. Sedang wanita, hanya 66 persen yang mengidamkannya.

Pria juga lebih banyak menggambarkan diri sebagai seorang yang berorientasi pada keluarga. Sementara wanita mengekspresikan diri dengan kata-kata seperti: loyal, kolaboratif, dan berorientasi pada detail.

Bagi Jacky Carter, juru bicara LinkedIn, hasil studi itu begitu mengejutkan. “Ternyata pria tidak melihat uang sebagai sumber dari segalanya. Mereka justru menaruh perhatian lebih pada keluarga,” katanya, seperti dilansir laman Daily Mail.

Meski begitu, jika dilihat secara keseluruhan, sesungguhnya perbedaan pandangan soal keluarga antara pria dan wanita tak mencolok. Sebanyak 52 persen pria menempatkan keluarga sebagai prioritas. Sementara itu, wanita yang melakukan hal serupa hanya 48 persen

Munculah Para Pemimpin Bodoh

Sabtu, 19 Oktober 2013 //
MENEMPATKAN orang yang tepat pada posisi yang tepat adalah salah satu kaidah penting bagi kemaslahatan kehidupan manusia. Karena itu kita lihat fase-fase sejarah ketika pemerintahan dipegang oleh kalangan elit yang shaleh dan bertakwa adalah fase-fase kecemerlangan Islam dalam sejarah umat Islam.

Di sisi lain, tragedi terbesar yang merusak sistem kehidupan adalah saat pemerintahan, kepemimpinan, dan jabatan-jabatan dipegang oleh orang-orang yang tidak berkualitas yang mengambil kebijakan berdasarkan hawa nafsu, serta mengabaikan orang-orang pilihan yang mampu menjalankan urusan pemerintahan ke arah yang lebih baik.

Rasulullah saw. memberitahukan bahwa salah satu tanda kiamat adalah urusan pemerintahan diberikan kepada orang yang tidak pantas.

Dalam Shahih al-Bukhari diriwayatkan bahwa Abu Hurairah r.a. berkata, “Ketika Rasulullah saw. berada dalam suatu majlis dan sedang berbicara kepada khalayak, tiba-tiba datang kepadanya seorang Badui. Ia berkata, ‘Kapan kiamat terjadi?’ Namun Rasulullah saw. menjawab, ‘Jika amanat itu disia-siakan, tunggulah kiamat.’ Ia bertanya, ‘Bagaimana amanat itu disia-siakan?’ Jawab beliau, ‘Jika urusan bukan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.’ ”

At-Thahawi meriwayatkan dalam Musykil al-Atsar sabda Rasulullah saw., “Hampir saja saya yang menguasai dunia itu Luka’ ibn Luka’ (julukan bagi orang bodoh dan tercela-pent). Manusia terbaik adalah orang mukmin diantara dua orang mulia.”

Orang yang menelaah sejarah Islam, akan mengetahui bahwa penyakit yang diisyaratkan oleh Rasulullah saw, ini adalah salah satu bencana besar yyang akan menimpa kaum muslim. Umat ini dikuasai oleh tirani yang otoriter yang tak mampu mendengar pendapat yang berbeda dengannya.

Dalam sebuah hadis dari Mu’awiyah diriwayatkan bahwa Rosulullah saw, bersabda, “Setelahku akan ada pemimpin-pemimpin yang apabila berkata, tidak dapat disanggah, mereka masuk ke neraka seperti halnya monyet.”

Sebagian dari penguasa itu disibukkan oleh nafsu syahwat dan materi ketimbang memperhatikan urusan kaum muslim. Sebagian lagi tidak mengenal kebenaran. Karenanya mereka membawa masyarakat ke arah yang tidak jelas, serta menyebarkan bidah dan kemungkaran, sebagaimana diisyaratkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ubadah ibn Shamit, bahwa Rasulullah saw, bersabda, “ Akan ada pemimpin-pemimpin yang disibukan oleh hal-hal duniawi sehingga mereka mengakhirkan shalat. Maka jadikanlah salat kalian bersama mereka sebagai hsalat sunah.”

Dalam hadis dari Ummu Salamah riwayat Muslim dan Abu Dawud, “Akan muncul pemimpin-pemimpin yang kalian kenal, tetapi kalian tidak menyetujuinya. Orang yang membencinya terbebaskan (dari tanggungan dosa). Orang yang tidak menyetujuinya selamat. Orang yang puas dan mengikutinya tidak terbebaskan.”

Dalam Musnad Ahmad, Mu’jam ath-Thabrani,dan Sunan Ibn Majah diriwayatkan dari Ibn Mas’ud bahwa Rasulullah saw bersabda, “Akan muncul di antara kalian pemimpin-pemimpin yang mengakhirkan shalat dari waktunya dan memunculkan bidah-bidah.” Ibn Mas’ud berkata, “Kau bertanya kepadaku, hai Ibn Ummi Abd, kau harus berbuat apa? Tak ada ketaatan bagi yang mendurhakai Allah.”

Kita perhatikan bahwa Rasulullah saw, tidak mengizinkan kita keluar memerangi penguasaan yang lalim karena akan menyebabkan timbulnya fitnah dan pertumpahan darah. Ini bila mereka mengambil syariat Allah secara umum.

Dalam Sunan an-Nasa’i dan Musnad Ibn Hibban diriwayatkan dengan Sanad Sahih dari ‘Urfajah, ”Setelahku akan terjadi begini dan begitu. Siapa diantara kalian melihat orang memisahkan diri dari jama’ah atau ingin memecah-belah umat Muhammad saw, siapa pun dia, bunuhlah dia, sebab, tangan Allah bersama jama’ah, dan sesungguhnya setan bersama orang yang memisahkan diri dari jama’ah.” [Sumber: "Ensiklopedia" Kiamat, Karangan: Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar, Penerbit Serambi]

Orang miskin dilarang jadi CPNS?

Rabu, 16 Oktober 2013 //

Orang miskin dilarang jadi CPNS?


Oleh Syamsul Bahri, SE (Pengamat, Conservationist, Dosen STIE-SAK)

Jika kita amati dari tahun ke tahun bahwa bulan September-november hampir setiap tahun merupakan sebuah musim untuk proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baik oleh PemerintahKabupaten/Propinsi maupun oleh lembaga Pemerintah pusat yang dikelola melalui Kementerian masing-masing. 
Dengan belajar dari beberapa pengalaman pahit masa lalu, bahwa Penerimaan CPNS terutama didaerah kecenderungan bermasalah baik dengan alokasi, jurusan, bahkan kecenderungan tinggi berpola “KKNisme Ria” masih menjadi bagian yang tak terpisahkan untuk sebuah proses penerimaan CPNS. 

Kondisi ini menciptkan penderitaan si miskin dan/atau orang tak mampu di Negara yang berdaulat ini semakin terasa, sebagaimana realita yang terjadi saat ini, seperti biaya pendidikan kecenderungan semakin tinggi, yang dimaknai bahwa “orang miskin dilarang pintar”, begitu juga dengan biaya kesehatan kecenderunan juga semakin tinggi, yang dimaknai “orang miskin dilarang sakit”, kondisi itu juga dilanjutkan dengan proses penerimaan CPNS yang kecenderungan semakin hari semakin nyata, bahwa untuk menjadi CPNS dan PNSharus dengan ber KKNria, hal ini dimaknai sebagai “orang miskin dilarang jadi Pegawai negeri Siil”. 

Sungguh ironis di negeri yang mendeklarasikan Suara rakyat adalah suara tuhan, bahwa rakyat untuk jadi pintar, jadi sehat dan menjadi PNS serta menjadi karyawan itu dijamin oleh Negara sebagaimana diamanatkan oleh Bab XA UUD 1945, namun implementasi yang terjadi orang miskin memang susah dan tidak memiliki jaminan untuk bisa merubah nasib yang baik. 
Apakah kondisi ini terus berjalan dan terus berjalan, sebagaimana peluang yang ada saat ini, bahwa hampir semua Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah membuka peluang penerimaan CPNS yang secara implisit dimaknai membuka peluang KKNria, tentunya pelaku dan pemain masih tetap sebagaimana biasanya. 

KKNisme dalam Penerimaan CPNS merupakan kondisi yang dianggap biasa oleh pejabat/pengelola, tetapi menjadi luar biasa bagi orang miskinatau orang tidak mampu secara financial, kerena peluang untuk menjadi PNS tertutup sudah, walaupun kemampuan intelektual mereka cukup bagus, dan kondisi menciptakan diskriminasi Hak hakiki manusia yang hidup di Indonesia, yaitu hak untuk mendapat penghidupan yang layak diabaikan oleh Pemerintah secara informal. 

Agar Hak tersebut dapat berjalan dan tidak diskriminatif bagi setiap warga Negara, seyogyannya ada langkah startegis untuk mencegah terjadinya KKNria yang tentunya hanya memberi keuntungan sepihak, sekelompok orang/oknum dan sangat merugikan Negara, karena akan memberikan birokrasi / pengelola negara di kelilingi dan di jalankan oleh orang-orang yang belum memiliki kompetensi yang layak tentunya akan memberikan pengaruh pada proses pembangunan, karena tidak diikuti dengan keahlian yang sesuaidengan bidangnya atau menempatkan sesuatu bukan kepada yang ahlinya. 

Penerimaan CPNS menjadi komoditas KKN dan kepentingan politik, termasuk kepentingan tim Sukses yang telah sukses, menjadi cermin dan kondisi nyata ditengah masyarakat, dan indikasi tersebut akan terus dan terus berjalan, apabila tidak ada upaya untuk mencegah dan menghentikan, yang tentunya sangat merugikan Negara dan masyarakat miskin, maka penulis menghimbau bagi Ormas, LSM, dan terutama aparat penegak hukum, mari kita pantau dan segera laporkan adanya tarif atau bentuk lain dalam ber KKNria untuk penerimaan CPNS. 

Dan kita semua tahu bahwa modus KKNisme ini jelas untuk pembuktian melalui bukti kejadian sangat sulit, namun kita bisa melihat melalui pembuktian terbalik, dengan melihat siapa yang diterima atau tidak diterima sebagai CPNS sebagai langkah awal. 

Selama ini kita berharap adanya pemantauan dari pihak legeslatif, namun penulis rasa harapan itu terlalu tinggi, bahkan cenderung sebuah harapan yang sia-sia, namun harapan itu tidak menutup kemungkinan akan muncul dari para tokoh legeslatif yang masih memiliki hati nurani untuk berpikir untuk rakyat, bersama-sama dengan LSM dan Ormos, untuk memantau Penerimaan CPNS tahun 2010 (syamsulbahri_1605@yahoo.com)

Gambar Gaya Bercinta Paling Hot yang disukai para Wanita

Senin, 07 Oktober 2013 // ,


Hubungan intim yang menggairahkan biasanya melibatkan berbagai variasi ketika bercinta. Karena itu kami ingin membagikan aneka posisi favorit dalam berhubungan intim. Tujuannya hanya agar kehidupan seksual pasangan suami istri tak jadi jenuh dan semakin indah..

Wanita menyukai seks. Bahkan, sebagian menginginkan lebih sering bercinta daripada pasangannya. Beberapa posisi seks sangat digilai wanita karena posisi tersebut menciptakan keseimbangan sempurna antara kesulitan dan kesenangan maksimal. dari sekian banyak gambar gaya bercinta yang diperkenalkan oleh kitab Kama Sutra, berikut beberapa gaya ngeseks favorit kaum hawa.




Private Lap DanceKebanyakan wanita senang posisi di atas untuk satu alasan, yakni membuatnya merasa bertanggung jawab terhadap kepuasan pria. Usaha selama berhubungan seks itu baginya bagai afrodisiak yang memabukkan.

Berada di atas tidak terbatas pada satu gaya. Anda bisa mencoba teknik berikut: pihak pria berbaring telentang dan pihak wanita melingkari pinggang Anda dengan kedua kakinya, sebelum penetrasi. Bantu ia bergerak seimbang dengan memegang pinggulnya sementara ia menunggangi Anda.

Jika ia tidak menikmati gaya ini, bisa jadi karena merasa overexposed selama hubungan seks, atau mungkin kakinya terlalu pendek untuk bisa nyaman beraksi. Teknik lain untuk menyiasatinya, adalah bercinta sofa. Tekniknya, pihak pria duduk bersandar, dan pihak wanita duduk mengangkanginya. Teknik ini memungkinkannya memberikan orgasme maksimal untuk Anda.





Stand at erection
Tekniknya, pihak wanita duduk di atas permukaan yang tingginya sejajar dengan pinggang Anda, seperti meja dapur, mesin cuci, kap mobil, dan sebagainya. Kesenangan akan lebih maksimal jika kedua kakinya dibuka lebar untuk bisa melingkari pinggang Anda.

Teknik ini akan menempatkan Miss V-nya berhadapan langsung dengan pangkal paha Anda, dan memudahkan Anda untuk penetrasi dalam, sehingga meningkatkan peluangnya menikmati orgasme G-spot.

Spooning it
Posisi sendok membuat seks makin hebat. Tak heran jika posisi ini benar-benar digilai wanita. Seranglah ia dari belakang tubuhnya. Wanita suka saat kulit punggungnya bersentuhan dengan dada pria. Nah dalam posisi sendok, selain dia merasa sangat nyaman, Anda pun bisa bermain dengan payudara dan klitorisnya.


Comfort zone
Lebih dikenal sebagai posisi misionaris. Tekniknya, pihak wanita berbaring telentang, menyebarkan kakinya dengan lutut Anda di antara kedua pahanya, minta ia untuk melipat jari-jemari tangan dan meletakannya di belakang kepalanya. Kemudian, tunjukkan padanya serangan yang bisa Anda buat selama ia menguasai permainan.

Stoop doggy dog
Pihak wanita memang menyukai posisi seks di mana ia membungkuk atau dalam posisi merangkak dan Anda penetrasi dari belakang. Tapi ia makin suka di mana selama beraksi dari belakang, Anda turut menindih tubuhnya (bukan berdiri sambil melipat kaki) sambil memainkan jari-jemari Anda di antara paha dan klitorisnya.

Demikian Gambar Gaya Bercinta Paling Hot dapat di sharingkan, untuk lebih jelasnya silahkan baca Kama Sutra.. smoga bermanfaat.

Ini Cara Mudah Mendeteksi Darah Babi Di Filter Rokok

Minggu, 01 September 2013 //

Sejumlah pakar kembali mengungkapkan bahwa di dalam filter rokok ada kandungan darah babi. Salah satunya, Dosen Institut Pertanian Bogor, Dr Anna P Roswiem.

"Iya, ada (kandungan darah babi, red) dalam filternya", ujarnya seperti dikutip Republika, Rabu (28/8).

Bagaimana cara mendeteksi adanya darah babi di filter rokok dan apa alasan produsen rokok memasukkan darah babi di filter rokok?

Dalam rokok ada dua filter. Filter pertama, berwarna putih yang langsung ke mulut. Filter ini disambung lagi dengan filter kedua yang mengandung darah babi. Menurut klaim perusahaan rokok, darah ini digunakan untuk menyaring toksin yang ada dengan lebih baik. Hemoglobin dari darah babi menyaring racun-racun tembakau sehingga racunnya lebih sedikit.

Biasanya kita bisa mengetahui bahwa rokok ini mengandung hemoglobin babi dengan melihat kemasan rokoknya. Ada tanda Diamond Filter di punggung kemasan. Perusahaan rokok menulis keterangan ini di kemasan rokok dengan tulisan dan gambar.

Peneliti di Australia telah meneliti kandungan darah babi dalam rokok ini di salah satu bandara militer di Cina. Jika kita melihat dengan seksama, terlihat titik-titik kuning pada filter yang biasanya berwarna putih. Titik kuning ini menandakan adanya hemoglobin, atau darah.

Seperti dilansir Republika, di Indonesia belum ada yang memproduksi rokok dengan kandungan darah walaupun di negara lain rokok seperti ini sudah beredar.

Meskipun begitu, belum tentu filter tanpa hemoglobin juga bebas dari titik kritis halal. Filter sendiri terbuat dari Carboxi Metil Selulosa (CMS) yang sebenarnya aman karena berasal dari tumbuhan. Tapi, untuk membuat filter, CMS ini ditambahkan dengan Gliserol dari Gliserin.

Bahan pembuat gliserol ini sumbernya bermacam-macam, ada yang dari sintetik kimia yang halal dan ada juga dari lemak atau minyak. Jika sumbernya dari lemak atau minyak, maka perlu diketahui sumbernya apakah dari hewan ataukah dari tumbuhan.

Jika pun filter rokok masih bebas dari darah babi, banyak riset telah membuktikan soal bahaya rokok pada kesehatan. Termasuk memicu kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan, dan emfisema (penyakit paru obstruktif). Karena itulah sebagian ulama mengharamkan rokok, sedangkan sebagian lainnya minimal menghukuminya makruh.

Kemampuan Literasi Informasi (Information Literacy) di Era Informasi

Rabu, 28 Agustus 2013 //
Literasi Informasi atau Information Literacy adalah kemampuan untuk menemukankan, memilih, mengolah,mengkomunikasikan, dan mengevaluasi informasi yang di peroleh atau pun yang diciptakan dengan memanfaatkan berbagai berbagai sumber informasi untuk membantu pekerjaan serta Mmenyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Literasi Informasi atau Information Literacy ataupunmelek informasi” pertama kali dikemukakan oleh pemimpin American Information Industry Association, Paul G.Zurkowski pada tahun 1974 dalam proposalnya yang ditujukan kepada The National Commission on Libraries and Information Science (NCLIS) di Amerika Serikat. Paul Zurkowski menggunakan ungkapan tersebut untuk menggambarkan “teknik dan kemampuan” yang dikenal dengan istilah literasi informasi. Litersi Informasi (Information Literacy) telah menjadi fokus perhatian utama dunia pendidikan, khususnya perpustakaan Amerika sejak era delapan puluhan. Menurut American Library Association (ALA), information literacy merupakan salah satu komponen penting yang harus dimiliki setiap warga dan berkontribusi dalam mencapai pemelajaran seumur hidup.
 Perkembangan teknologi informasi pada akhir-akhir ini berkonsekuensi terhadap melimpahnya berbagai informasi baik dalam bentuk tercetak maupun dalam bentuk elektronik. Informasi yang semakin melimpah dan membeludak yang dapat di akses dan diperoleh dengan mudah bisa saja menjadi potensi untuk mempermudah manusia  untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dan membantu berbagai pekerjaan, tetapi bisa juga membingungkan manusia itu sendiri. Permasalahan yang demikian telah banyak terjadi baik di kalangan masyarakat awam, karyawan bahkan kalangan akademisi sekalipun. Hal ini menuntut kita untuk mampu berliterasi informasi.
Literasi informasi (Information Literacy) mempunyai banyak manfaat di tengah era informasi pada saat sekarang ini, seperti untuk siswa, atau mahasiswa literasi infomasi berguna untuk melatih kemandirian belajar, dimana para siswa atau mahasiswa tidak lagi hanya mengandalkan suguhan dari guru atau dosen, tetapi mereka mampu menemukan sendiri informasi yang dibutukan dengan memanfaatkan sumber-sumber informasi yang ada seperti perpustakaan, Internet, media cetak dan elektronik dsb. Begitu juga dengan guru dan dosen maupun tenaga pendidik lainnya kemampuan literasi Informasi berguna untuk meningkatkan kualitas bahan ajar dan pengayaan ilmu pengetahuan yang diberikan kepada siswa atau mahasiswa. Bagi pejabat atau pengambil keputusan literasi informasi sangat dibutuhkan untuk menetapkan keputusan terbaik dari informasi yang tepat, cepat dan akurat untuk menyelesaikan berbagai permasalahan. Bagi pekerja, karyawan atau pegawai literasi informasi berguna dalm memudahkan menyelesaikan pekerjaan serta meningkatkan kualitas pekerjaan yang dilakukannya. Jika kita lihat manfaat literasi informasi bagi masyarakat umum sederhananya adalah untuk lebih bijak menyikapi perkembangan dan memahami gejolak lingkungan disekitarnya agar tidak mudah terjebak oleh informasi-informasi yang menyesatkan dan memprovokasi yang dapat merusak kerukunan, kedamain, persatuan dan kesatuan ditengah masyarakat. Jadi, pada intinya kemampuan literasi informasi (information Literacy) wajib dimiliki oleh setiap orang, mengingat pentingnya literasi informasi itu dan manfaat yang sangat luas bagi setiap orang, pekerjaan atau profesi serta tingkat ataupun elemen kehidupannya.
            Untuk literet dalam informasi atau mempu berliterasi informasi ada beberapa elemen atau kemampuan yang harus kita pahami dan kuasai. Pertama visual literacy, yaitu kemapuan memahami dan menggunakan gambar. Kedua Media Literacy, yaitu kemampuan
, menganalisa, dan memproduksi informasi untuk hasil yang spesifik. Ketiga Computer Literacy, yaitu kemampuan untuk menciptakan dan memanipulasi dokumen dan data menggunakan perangkat lunak pengolah kata, pangkalan data dan sebagainya. Keempat Digital Literacy, yaitu keahlian yang berkaitan dengan penguasaan sumber dan perangkat digital. Mereka yang mamapu mengejar dan menguasai perangkat – perangkat digital mutakhir dicitrakan sebagai penggenggam masa depan, dan sebaliknya yang tertinggal akan semakin sempit kesempatannya untuk meraih kemajuan. Kelima Network Literasi, yaitu satu istilah yang masih berkembang (evolving). Untuk dapat mengakses, menempatkan, dan menggunakan informasi dalam dunia berjejaring misalnya internet, dalam berinternet pengguna harus menguasai keahlian ini. Ini lah beberapa elemen dan kemapuan yang harus dimiliki seorang literet informasi agar maksimal di dalam berliterasi informasi.

Fandi Ahmad
Staf Konsultan Perpustakaan dan  Konsultan Pendidikan Lembaga Riset Publik Indonesia (LARISPA INDONESIA)





Kisah Ilmuwan Muslim Zaman Kini, Penerus Einstein

Senin, 12 Agustus 2013 // ,

Ilmuwan Muslim Zaman Kini, Penerus Einstein
Kerincisungaipenuh.com - Pada 1981, Nima Arkani-Hamed dibawa ayah dan ibunya berkuda menuju perbatasan Iran dengan Turki. Begitu sampai di wilayah Turki, ayahnya, Jafar Arkani-Hamed, langsung merobek paspor mereka. Jafar memutuskan hengkang selamanya dari negerinya, Iran.


Jafar memilih meninggalkan posisi Kepala Departemen Fisika Universitas Teknologi Sharif, Teheran, karena beroposisi dengan kelompok relijius yang dinilainya mengangkangi hasil Revolusi Iran dua tahun sebelumnya. Padahal revolusi ini yang membuat Jafar pulang kampung, membawa keluarganya dari Amerika Serikat, di mana Nima dilahirkan di Houston pada 5 April 1972. 

Namun Jafar menyadari ternyata arah revolusi semakin tak sesuai keinginannya. Perlawanan bawah tanahnya tak membuahkan hasil, Jafar membawa keluarganya pindah karena khawatir dengan keselamatan mereka. Tahun 1982, mereka pun menetap di Kanada.

Nima bercerita, masa di Teheran, bagi dia memberikan pengalaman positif. “Yang aneh adalah, saya memiliki kenangan menakjubkan,” katanya kepada Majalah Nature.

Sebagai anak dari ayah dan ibu yang fisikawan, Nima kecil pun menyukai fisika. Meski begitu, Nima kecil tak menyukai tema teori dawai atau string theory yang belakangan hari membuat namanya melambung. “Apa yang saya suka saat itu adalah fisika menjelaskan segala sesuatu tentang dunia di sekitar saya,” kata Nima.

Teori dawai ini muncul di tahun 1980-an sebagai pendekatan memahami sejumlah hal yang belum terjawab oleh fisika konvensional, misalnya gravitasi yang lemah. Teori ini diharapkan menjadi “Teori Segala Sesuatu” yakni bahwa segala sesuatu terdiri dari untaian miliaran-miliaran dawai lebih kecil dari inti atom. Sayangnya, dawai-dawai ini sebegitu kecilnya, tak seperti inti atom yang mudah digambarkan, sehingga teori ini terkesan lebih filsafati daripada fisika. 

Ilmuwan Muslim Zaman Kini, Penerus Einstein
Namun, setelah menghabiskan sekolah menengah atas di Toronto, Kanada, dan lalu kuliah strata 1 fisika di Universitas Toronto, Nima malah mendalami teori kuantum yang mendasari teori dawai ini. Dia menemukan dirinya sudah berada di tengah-tengah teori dawai. “Jelas, ada sesuatu yang sangat dalam sedang terjadi,” katanya. Dan Nima lulus tahun 1993 lalu dari Universitas Toronto dengan gelar kehormatan ganda fisika dan matematika.

Dimensi tambahan

Setelah itu, Nima melanjutkan kuliah sampai meraih gelar PhD dari University of California Berkeley di tahun 1997. Nima lalu menjadi asisten profesor di University of California Berkeley, sampai kemudian menjadi Associate Professor di Tahun 2001. Tahun 2001, Nima menulis sebuah makalah berjudul “Electroweak symmetry breaking from dimensional deconstruction” yang kemudian menjadi makalahnya yang paling banyak dikutip, lebih dari 600 kali.

“Sebenarnya makalah itu kurang terkait dengan supersimetri,” kata Nima. “Di dalamnya, kami mengatur cara menemukan sebuah kelompok teori yang mengatasi masalah ini keluar dari fluktuasi kuantum besar dalam sebuah cara lebih sederhana seperti dilakukan supersimetri,” kata Nima.

Simetri adalah konsep geometri, persamaan atau objek lainnya. Objek yang simetri akan sesuai prinsip dasar simetri, misalnya seperti pantulan benda di cermin datar. Sementara supersimetri adalah konsep simetri alamiah yang melibatkan dua dasar partikel elementer, boson dan fermion. “Supersimetri adalah pengembangan simetri ruang-waktu,” kata Nima kepada Science Watch, Reuters. 

Nima menemukan sekelompok teori lain yang memiliki bentuk simetri—bukan sebuah supersimetri. Tidak seperti supersimetri, di mana pembatalan mengambil tempat antara partikel dari putaran dan statistik berbeda –dalam hal ini boson dan fermion— pembatalan yang ini terjadi antara boson dan boson.

Temuan ini, kata Nima, menghasilkan masalah baru yakni kelemahan gravitasi (weakness of gravity). Nima bersama mitranya di Berkeley, Savas Dimopoulos dan Gia Dvali, memunculkan hipotesis baru. Kelemahan gravitasi ini, kata mereka, karena terdapat “dimensi tambahan yang besar” yang bisa sebesar satu milimeter. Nima berteori, dimensi bisa sampai tujuh, bukan empat seperti dalam fisika klasik. 

Dimensi-dimensi sebesar itu, kata mereka, bisa lolos dari deteksi karena segala yang kita tahu –kecuali gravitasi— ditetapkan dalam tiga dimensi ruang dan satu dimensi waktu. Dan gravitasi, mereka nyatakan, mungkin mampu menyelusup dalam dimensi-dimensi tambahan ini, sehingga membuat gravitasi terlihat lemah kepada kita. Sebagai hasilnya, perbedaan besaran gravitasi memungkinkan peneliti mendeteksi dimensi tersembunyi tersebut.

Berkat temuannya ini, nama Nima pun jadi terkenal di kalangan fisikawan dunia. Tahun 2001, Nima pindah meneliti di Universitas Harvard bersama Andi Cohen dan Howard Georgi. Mereka mengkonstruksi model dimensi tambahan (nongravitasional) dihasilkan secara dinamis dari model empat dimensi. Nima telah mengajukan teori fisika baru ini untuk dites di laboratorium raksasa Large Hadron Collider di CERN, Swiss.

“Temuan itu seperti kejadian pembeda di bidangnya,” kata seorang fisikawan teoretis di Fermilab, Joe Lykken. Tiba-tiba, sebuah teori yang sebelumnya tak pernah dipikir, bisa diujicobakan sekarang dalam fase yang bisa dieksperimenkan.

"Jika temuan (dimensi tambahan) ini benar, itu bisa menjadi penemuan terbesar dalam ilmu pengetahuan, katakan dalam 300 tahun,” kata Nima yang berambut gondrong itu.

Sejak di Harvard, Nima pun muncul di televisi dan sejumlah seminar. Tahun 2003 dia mendapatkan Gribov Medal dari Masyarakat Fisika Eropa, dan tahun 2005, dia meraih “Phi Beta Kappa” dari Universitas Harvard karena mengajar dengan terpuji.

Tahun 2008, Universitas Princeton “membajaknya” dari Harvard untuk duduk di Institute of Advanced Studies, sebuah posisi yang pernah ditempati Albert Einstein. Di tahun itu juga, Arkani-Hamed memenangi Raymond and Beverly Sackler Prize di Universitas Tel Aviv sebagai ilmuwan muda yang memberikan kontribusi luar biasa dan mendasar di bidang Fisika.

Pada 2009, dia terpilih jadi salah satu anggota Akademi Ilmu Pengetahuan dan Seni Amerika. Terakhir, Juli 2012, dia mendapatkan Penghargaan Fisika Fundamental dari pengusaha internet Yuri Milner.

Dalam catatan Reuters, dampak riset Nima masuk ranking 2 dan ranking 10 berdasarkan jumlah pengutipan atas 26 makalah yang total dikutip 2.640 kali. Salah satu makalahnya muncul dalam daftar 20 makalah paling banyak dikutip selama 10 tahun ini. Dalam Essential Science Indicators dari Thomson Reuters, dia masuk jajaran 1% ilmuwan fisika top, dengan 44 makalah dikutip dengan total 4.493 pengutipan. 

“Saya belum pernah sesemangat ini tentang fisika sejak lama,” kata Nima ketika diwawancaraReuters di Juli 2012.

Kisah Ilmuwan Muslim Zaman Kini, Bapak Nuklir

Ilmuwan Muslim Zaman Kini, Bapak Nuklir
Kerincisungaipenuh.com - Orang-orang bersenjata itu bersiaga. Sigap bersama Kalashnikov, bedil bikinan Rusia yang sohor dengan sebutan AK-47. Di situ senapan mesin juga siaga menderu. Dan rumah ini sesungguhnya sama dengan rumah-rumah lain di Bani Gala. Jika kemudian terlihat sanggar, itu karena sejumlah serdadu tadi garang menjaga.
Orang-orang pemukiman di Islamabad itu, tahu rumah ini milik Abdul Qadeer Khan. Dia bukanlah petinggi negara. Bukan pula seorang jenderal. Dia adalah seorang ahli nuklir, yang kecerdasannya membuat Eropa, Amerika dan segenap sekutunya, murka alang kepalang.

Abdul Qadeer memang pernah menjadi tahanan rumah. Kini sudah bebas. Jika rumah itu masih dijaga ketat, itu karena kakek berusia 77 tahun ini sudah menjelma menjadi masa depan militer, bahkan menjelma menjadi harga diri negeri itu. Dialah orang yang paling berjasa menjadikan Pakistan, sebagai satu dari sembilan negara pemilik senjata nuklir di muka bumi ini.

Kecerdasan meramu nuklir melambungkan namanya hingga Korea Utara. Ahli metalurgi paling sohor di Pakistan inilah, yang mencetuskan program nuklir bagi negeri di semenanjung Korea itu. Abdul Qadeer juga menjadi pencetus senjata nuklir Libya dan juga Iran, negeri yang tak pernah lelah baku gertak dengan Amerika Serikat.

Menjadi juru kunci nuklir di sejumlah negara itu, menyebabkan Abdul Qadeer menjadi ahli yang paling diburu, sekaligus paling dilindungi. Ketika pasukan khusus Amerika Serikat menyerbu persembunyian Osama bin Laden di Abbottabad, penjagaan rumah Khan itu kian berlapis. Takut dia ikut diciduk.

***

Lahir di Bhopal India tahun 1936, Khan tumbuh dalam keluarga yang sungguh memuliakan pendidikan. Ayahnya, Dr Abdul Ghafoor Khan, adalah seorang akademisi di kementerian pendidikan. Ketika itu India masih dijajah Inggris. Keluarganya kemudian pindah ke Pakistan, setelah negeri itu pisah dengan India tahun 1947. 

Menuntaskan pendidikan dasar di Bhopal, dia meraih gelar Sarjana Ilmu Pengetahuan dari Universitas Karachi 1960. Tradisi pendidikan keluarga yang ketat, mengirimnya ke sejumlah negara di Eropa. 

Segera setelah lulus sarjana itu, tahun 1961, dia merantau ke Jerman. Belajar Metalurgi di Universitas Teknik Berlin. Gelar master di bidang teknologi diperolehnya dari Delft University of Technology di Amsterdam, Belanda. Dia meraih gelar Doktor dari Universitas Katolik di Leuven, Belgia 1972. 

Sesudah meraih gelar doktor itu, dia bertekun di laboratorium. Bergabung dengan Laboratorium Riset Dinamis di Amsterdam. Di situ, dia meneliti besi baja untuk digunakan pada centrifuge gas. Ketekunan, juga semua kecerdasannya, melempangkan jalan bekerja di perusahaan apa saja, di negeri mana saja. 

Dari Dinamis itu, Khan bekerja di URENCO, sebuah perusahaan riset pengayaan uranium di Belanda. Posisi penting. Dia mendapat akses tak terbatas di perusahaan ini. Termasuk akses membuka begitu banyak dokumen rahasia teknologi centrifuge gas dan pengayaan uranium.

Meski terhitung makmur di negeri orang, Khan tetap ingin pulang, ingin bekerja di negeri halamannya sendiri, Pakistan. Semangat pulang kampung itu kian menyala ketika tahun 1972, Pakistan tersuruk menjadi negeri yang ringkih di hadapan India. Tertinggal jauh dalam pendidikan, ekonomi, persenjataan dan bahkan mungkin segala-galanya. 

Tanggal 18 Mei 1974, India di bawah Indira Gandhi menggelar ujicoba pertama senjata nuklir. Meski sejumlah pengamat menilai bahwa uji coba itu lebih sebagai jawaban atas ancaman China -setelah kekalahan memilukan dalam Perang Sino-India 1962– sebagai rival serumpun, Pakistan merasa kecolongan. 

Perdana Menteri Pakistan Zulfikar Bhutto mendesak para ilmuwan mempercepat riset nuklir. Dari target lima tahun, menjadi tiga tahun. Khan tawarkan bantuan kepada Bhutto. Tapi menampung para ahli, apalagi dalam situasi segenting itu, tentu saja harus ekstra hati-hati. Bukan penyusup.

Pada tahap penelusuran latar belakang oleh ISI, badan intelijen Pakistan, Khan dinyatakan tidak lulus. Riwayat sekolah dan bekerja di sejumlah negara itu meragukan sisi nasionalismenya. Tapi dalam daftar Bhutto, Khan adalah ahli yang paling dibutuhkan Pakistan.

Bhutto akhirnya mengirim utusan ke Belanda. Bertemu langsung. Setelah pertemuan itu dia diterima 1976. Kalkulasinya yang cermat berkontribusi besar bagi riset nuklir Pakistan.

Tapi menghimpun begitu banyak ahli sungguh tidaklah mudah. Meski semangat nasionalisme mereka mendidih, perdebatan di laboratorium begitu gampang menjelma menjadi pertikaian. Khan cekcok dengan anggota tim. Gagasan soal pengayaan uranium ditolak. Tim nuklir yang tergabung di Pakistan Atomic Energy Commission (PAEC) lebih memilih plutonium.

Bersama seluruh kekesalannya, Khan menyurati Bhutto. Dia menegaskan bahwa jika begini terus nuklir Pakistan bakal cuma khayalan belaka. Bhutto akhirnya memberi keleluasaan kepada Khan membentuk tim sendiri. Tim itu bekerja di Kahuta, sebuah desa terpencil di Pakistan. Fisikawan ternama Pakistan dari seluruh dunia dihimpun.

Pengayaan uranium gagasan itu Khan sukses. Tanggal 28 dan 30 Mei 1998, Pakistan berhasil meledakkan enam bom nuklir. Tidak hanya itu, di bawah kepemimpinannya, Pakistan berhasil melakukan uji coba rudal balistik jarak menengah, Ghauri I pada 6 April 1998 dan Ghauri II pada 14 April 1999.

Dari laboratorium itulah Khan berperan besar dalam membentuk sistem pertahanan Pakistan. Di antaranya adalah pengembangan rudal bahu anti jet tempur ANZA dan rudal jelajah anti tank Baktar Shikan. 

***

Kesuksesan itu memang dirubungi tuduhan. Seiring mendunianya nama Khan, banyak orang yang mencari-cari boroknya. Dituduh mencuri rahasia URENCO saat bekerja di situ. Tahun 1983, Khan diadili secara in abstentia atas tuduhan mata-mata oleh pengadilan Amsterdam. Divonis 4 tahun penjara. 

Tapi Khan adalah aset Pakistan. Pemerintah negeri itu mengirim tim hukum ke Belanda. Ajukan banding. Semua bukti sukses patahkan tuduhan. Riset di Kahuta itu, kata Khan, adalah hasil inovasi dan kerja keras. Dia menambahkan, “Tapi kami tidak menampik penggunaan buku, majalah dan karya tulis ilmiah dalam hal ini."

Pada sebuah wawancara dengan media 1987, Khan menegaskan bahwa Barat yang dimotori Amerika Serikat bernafsu mencegah Pakistan sukses membuat bom atom. Dan meski Washington merusak program nuklir itu, Khan memastikan banyak perusahaan Amerika yang merapat ke Pakistan.

Banyak pemasok Amerika, katanya, mendekati Pakistan agar membeli mesin dan material dari mereka. Untuk pertama kali, katanya, fakta berbicara, “Mereka bahkan akan menjual ibu mereka demi uang."

***

Karir cemerlang Khan dinodai kasus penjualan rahasia nuklir Pakistan ke beberapa negara. Di antaranya Korea Utara, Iran dan Libya pada tahun 90-an. Khan mengakui penjualan itu tahun 2004, lewat sebuah siaran di televisi.

Penjualan rahasia nuklir ke Korea Utara dilakukan tahun 1993. Rahasia nuklir ini ditukar dengan teknologi rudal Korut yang dikirimkan dengan dua pesawat per bulannya pada akhir 1990-an. Teknologi dari Korut berguna untuk penggunaan centrifuge pada uranium untuk menjadikannya senjata.

Sebelumnya tahun 1987, Iran berencana membeli teknologi nuklir Pakistan. Tapi Presiden kala itu, Mohammad Zia-ul-Haq, menolak. Namun Khan diam-diam memberi teknologi nuklir ke Iran antara tahun 1987-1989.

Penjualan ke Iran itu terungkap setelah Badan Energi Atom Internasional (IAEA) memeriksa fasilitas pengayaan uranium Iran. Ditemukan sistem pengaya centrifuge gas persis seperti rancangan URENCO. Iran mengaku, teknologi ini diperoleh dari "mediator asing tahun 1989". Nama Khan memang tidak disebutkan, namun diplomat dan analis sudah kadung menuding.

Dan tahun 2003, IAEA melucuti program nuklir Libya demi mencabut sanksi terhadap negara itu. IAEA menemukan bahwa pengaya uranium milik Libya persis seperti milik Iran. Di tahun itu juga, pasukan gabungan AS, Inggris, dan Italia menangkap kapal Libya di Laut Mediterania, yang membawa suku cadang mesin untuk memperkaya uranium.

Pejabat Libya mengaku, Qadeer Khan adalah salah satu pemasok teknologi mereka. Akhirnya pemerintahan George W Bush menginvestigasi Khan. Aksi Khan ini mempermalukan Pakistan. Dia lalu dipecat dari posisinya dan dilakukan penyelidikan atasnya pada 31 Januari 2004. Pada Februari tahun itu, dia mengakui semua perbuatannya. 

Khan mengaku telah mengirim mesin dan skema teknologi nuklir kepada negara-negara itu. Dia mengaku melakukan semua itu demi menghasilkan uang untuk negara. Namun, untuk Iran dan Libya, alasannya hanya demi membantu negara-negara Muslim agar punya senjata nuklir.

Tahun 2004, Pengadilan Pakistan mengukumnya sebagai tahanan rumah. Lima tahun. Bebas 2009. Pembebasan itu membuat AS berang. AS dan penyidik PBB sebelumnya telah menuduh Khan memimpin jaringan pebisnis dan perusahaan pembuat dan penjual komponen bom nuklir. Tapi Presiden Pervez Musharraf mengampuni Khan, sebab jasa besarnya bagi negara. 

Meninggalkan dunia dunia nuklir, Khan kini aktif berkampanye menghapuskan buta huruf di negeri yang amat dicintainya itu. "Saya bangga atas apa yang saya kerjakan untuk negara ini," katanya. 

Mendirikan partai Tehreek-e-Tahaffuz-e-Pakistan (TTP) atau Gerakan Melindungi Pakistan pada Juli 2013 lalu, Khan masuk politik. "Saya membantu Pakistan ketika mereka membutuhkan saya. Sekarang, saya rasa negara ini memerlukan saya karena situasi politiknya buruk," ujar Khan. 

Dia mengaku hanya sebagai pembimbing di partai itu. Namun, anggota partainya telah giat menggadangnya sebagai calon presiden Pakistan. "Sebagai pemimpin, pembimbing, saya tidak perlu ambil bagian di setiap pemilihan. Saya tidak ingin ada di parlemen karena posisi saya jauh lebih tinggi untuk sekedar jadi anggota parlemen," tegasnya, kepada Al-Jazeera.

Meski belum menjadi presiden, Pakistan berkomitmen melindungi Khan dari tangan Amerika dan IAEA. Itulah mengapa kediamannya di Bani Gala itu dijaga ketat. Namun, Khan masih bisa ditemui di warung-warung kopi di Islamabad, juga sering diwawancara wartawan lokal.

Kisah Ilmuwan Muslim Zaman Kini, Ahli Fisika Cimrun Vafa.


Kerincisungaipenuh.com - Hari itu adalah satu hari penting bagi seorang ilmuwan fisika matematika asal Iran. Sebuah lembaga internasional, Abdus Salam International Centre for Theoretical Physics (ICTP), pada 10 November tiga tahun silam, tepat berusia seperempat abad. Sejumlah “empu” fisika tingkat dunia berkumpul di Trieste, Italia.

Di forum perayaan itu, seorang lelaki bertubuh tinggi muncul dari sisi panggung. Dia mengenakan jas hitam dengan dasi merah. Wajahnya khas orang-orang Timur Tengah. Dialah fisikawan matematika muslim ternama dari Universitas Harvard, Cumrun Vafa.

Pada 2008, lembaga riset itu pernah memberikan penghargaan bergengsi kepada Cumrun Vafa, Dirac Medal. Vafa dianggap memberikan terobosan penting atas studi fisika matematis teori String, dan objek astrofisika lubang hitam (Black Hole). Pada perayaan seperempat abad lembaga riset itu, dia didaulat memberikan semacam kuliah umum.

Vafa tampil di mimbar dengan bersahaja. Dia lalu menguraikan apa yang telah ditelitinya selama bertahun-tahun memakai teori String dan Geometri. Ruangan itu senyap, hanya ada suara Vafa. Para ilmuwan dari sejumlah negara, yang hadir di ruang penuh sesak itu, menyimak dengan tekun.

Teori String adalah teori yang dikuasai Cumrun Vafa. Hampir empat dekade teori itu menjadi pusat atau kiblat para fisikawan teoritis mempelajari teori dasar alam secara terpadu. “Teori String menyediakan kerangka menyatukan segala sesuatu yang kita ketahui tentang alam, termasuk semua partikel dan kekuatan di dalamnya, dalam satu teori kuantum yang konsisten,” ujar Vafa dalam kuliahnya.

Ini adalah tujuan ambisius Cumrun Vafa. Sebab, studinya bertujuan menggambarkan fenomena fisik yang melibatkan skala 1025 lebih lebih kecil dari atom. Sementara kosmologi seluruh alam semesta kita melibatkan skala 1037 lebih besar dari atom.

Dalam satu teori tersendiri, seorang Vafa mempelajari misteri terkurungnya kuark —bentuk dasar semua partikel dan materi— di dalam atom, serta sifat misterius objek astrofisika seperti lubang hitam dalam kerangka geometri.

Seperti teori yang mencakup semua teori, selalu membutuhkan sejumlah besar teknologi matematika. Bahkan, sebagian besar matematika yang dibutuhkan untuk teori String belum dikembangkan. Sehingga, teori String memiliki segudang "tugas" menarik dalam pengembangan rumus matematika sebagai alat mengeksplorasi hukum baru fisika.

Sebab itu, tidak mengherankan jika teori String disebut-sebut persimpangan dari berbagai disiplin, termasuk matematika, partikel fenomenologi, dan astrofisika. Penelitian Cumrun Vafa yang melibatkan ketiga aspek itulah yang membuat dia diganjar Dirac Medal pada 2008.

Dibantu rekan-rekannya, Vafa mengerjakan riset pada topologi String, untuk menjelaskan sejumlah matematika baru yang berasal dari teori String, terutama dalam karyanya pada simetri cermin. Dengan menggunakan teknik ini, dia juga menguak beberapa misteri lubang hitam (black holes mistery), khususnya entropi Bekenstein-Hawking.

Seperti kita ketahui, nama Stephen Hawking tak asing di kalangan astrofisika. Pada 1998, ilmuwan jenius itu membuat namanya sohor dengan menerbitkan buku "A Brief History of Time" atau Sejarah Singkat Waktu, di mana ia membuat gambaran sederhana, dari alam semesta yang terbentuk dari Black Hole dan Big Bang, bukan ciptaan Tuhan.

Memukau di Amerika

Nama Cumrun Vafa melejit di tahun 2008, setelah pria berdarah Iran-Amerika ini menerima Dirac Medal. Boleh dibilang, ini bukan penghargaan sembarangan. Sejak 1985, medali ini hanya dikeluarkan setahun sekali oleh lembaga riset Abdus Salam ICTP untuk menghormati fisikawan Paul Adrien Maurice Dirac, pencetus teori kuantum mekanik, dan kuantum elektrodinamik.

Setiap tanggal 8 Agustus, sebuah komite ilmuwan dunia memilih pemenang dari daftar calon yang diunggulkan di bidang teori fisika dan matematika. Di tahun penyelenggaraan ke 23, nama Vafa muncul ke permukaan sebagai ilmuwan muslim yang menggagas teori String dan Geometri dalam mencermati gejala misterius astrofisika Black Hole di alam semesta.

Vafa sudah akrab dengan teori String sejak duduk di bangku kuliah Universitas Harvard. Dia mulai studi di Amerika Serikat sejak 1977. Dua gelar sarjana alias double major, yakni bidang fisika dan matematika, diboyongnya dari Massachusetts Institute of Technology tahun 1981.

Dua gelar sarjana itu belum membuat Vafa puas. Dahaga pria kelahiran 1 Agustus 1960 di Tehran, Iran, itu akan ilmu fisika tak terbendung. Dalam empat tahun, dia mengambil gelar PhD bidang fisika dari Princeton University, di bawah pengawasan Edward Witten. Gelar ini pun membuat Harvard University kepincut. Vafa lantas ditunjuk sebagai penerima beasiswa, dan menjadi salah satu duta Asia di program Harvard Junior Fellow tahun 1985.

Di titik ini, Cumrun Vafa memulai debutnya sebagai ilmuwan. Kewajibannya di Harvard Society of Fellows rampung dalam tiga tahun. Ia diangkat menjadi asisten profesor fisika selama dua tahun di Harvard. Pada 1990, Vafa menyandang gelar profesor fisika di universitas paling bergengsi di Amerika kala itu sampai hari ini.

Sepanjang karir akademiknya, Cumrun Vafa bolak-balik tampil di panggung penghargaan fisika dan matematika. Mulai dari NSF Presidential Young Investigator Award dari National Science Foundation pada 1989, Alfred P. Sloan Award dan Packard Foundation Award di tahun yang sama, AMS Leonard Eisenbud Prize for Math and Physics tahun 2008, dan Dirac Medal dari ICTP di tahun yang sama.

Vafa juga tak lupa akan tanah kelahiran. Kini, selain sibuk mengajar di Harvard sebagai profesor besar ilmu sains sejak 2003, Vafa aktif sebagai komisaris di Network of Iranians for Knowledge and Innovation (NIKI). Itu adalah organisasi non-pemerintah digagas para akademisi Iran yang tersebar di sekujur AS dan Eropa.

Ilmuwan Muslim Zaman Kini : Peraih Nobel Kimia
Kisah Ilmuwan Muslim Zaman Kini, Muhammad Yunus
Ilmuwan Muslim Zaman Kini, Bapak Nuklir
Ilmuwan Muslim Zaman Kini, Penerus Einstein

Kisah Ilmuwan Muslim Zaman Kini, Muhammad Yunus

Kisah Ilmuwan Muslim Zaman Kini, Muhammad Yunus
Kerincisungaipenuh.com - Sufia Katun, ibu dari Muhammad Yunus, selalu membantu setiap orang miskin yang mengetuk pintu rumah mereka, baik itu sekadar meminjamkan barang ataupun uang. Pemandangan masa kecil Yunus inilah yang menginspirasinya untuk memberantas kemiskinan di Bangladesh dan akhirnya diganjar penghargaan Nobel.

Muhammad Yunus lahir 28 Juni 1940 di desa Bathua, Bengal Timur. Ia berasal dari salah satu keluarga mampu di desanya karena ayahnya, Hazi Dula Mia, merupakan penambang emas sukses dan mendorong anak-anaknya untuk sekolah setinggi langit. Sebagai salah satu keluarga berkecukupan, tak jarang keluarganya sering didatangi orang untuk meminta bantuan.

Masa kecil Yunus dihabiskan di desa hingga pada 1947 keluarganya pindah ke kota Chittagong karena bisnis perhiasan ayahnya maju pesat. Otak Yunus sangat cemerlang hingga pada 1965 ia mendapatkan beasiswa PhD bidang ekonomi di Vanderbilt University Graduate Program in Economic Development (GPED).

Lulus kuliah di AS, ia bergabung sebagai pengajar di Chittagong University dan menjadi salah satu ekonom Bangladesh. Pada 1974, Profesor Yunus bersama para mahasiswanya berkunjung ke desa Jobra, salah satu desa miskin dan mewawancarai seorang wanita yang membuat kerajinan dari bambu.

Dari wawancara tersebut, ia menemukan bahwa seorang pengrajin bambu membutuhkan pinjaman uang dengan jumlah kecil untuk membeli bambu. Bank-bank tradisional tidak mungkin memberikan pinjaman dengan jumlah kecil dengan bunga yang rendah.

Akhirnya, para pengrajin di sana kebanyakan meminjam uang melalui rentenir yang memberikan bunga 10 persen per minggu. Sistem ini membuat para lintah darat semakin kaya dan tidak membuat para masyarakat miskin memiliki bantalan ekonomi untuk meningkatkan taraf hidupnya.

Saat itu, Yunus menyadari, ada sesuatu yang salah dari sistem ekonomi yang ia ajarkan. Akhirnya, ia berinisiatif untuk memberikan pinjaman dari kantongnya sendiri. Saat itu, Yunus memberikan pinjaman total US$27 kepada 42 orang perempuan di desa tersebut dan menghasilkan keuntungan US$0,2 per orang.

Ia menemukan, pinjaman dengan jumlah kecil dan bunga yang masuk akal tidak hanya membantu mereka bertahan hidup tetapi juga menimbulkan inisiatif para pelaku usaha untuk keluar dari jurang kemiskinan.

Pada 1976, Yunus mendapatkan pinjaman dari Janata Bank untuk memberikan pinjaman kepada orang miskin. Proyek Yunus ini berkembang pesat dan pada 1982 telah mencapai 28 ribu anggota. Semakin membesar, maka pada 1 Oktober 1983 Yunus bersama rekan-rekannya mendirikan Grameen Bank.

Grameen Bank yang berarti bank desa ini didirikan dengan berdasarkan prinsip-prinsip kepercayaan dan solidaritas. Grameen fokus untuk memberikan pinjaman untuk masyarakat miskin, khususnya kaum perempuan, dengan jumlah kecil dan dengan bunga yang rendah.

Namun, langkah Yunus ini mendapatkan berbagai tantangan, bahkan dari pemuka agama konservatif yang menyatakan haram menerima uang dari Grameen. Namun, Yunus pantang menyerah untuk memberantas kemiskinan di negaranya.

"Ketika kami merancang kredit mikro, tujuannya adalah untuk membantu orang keluar dari kemiskinan, tetapi beberapa orang menjauh dari motivasi tersebut. Namun, kami yakin menjangkau kelompok orang yang miskin, para wanita, mereka semua dapat bekerja jika diberikan kepercayaan," katanya saat wawancara eksklusif dengan New York Times April 2013 lalu.

Ia menggunakan sistem kelompok solidaritas, yaitu membentuk berbagai kelompok kecil informal untuk bersama-sama mendapatkan pinjaman dan para anggotanya bertindak sebagai mitra penjamin sesamanya agar setiap anggota mendukung satu sama lain untuk membayar pinjaman dan meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan ekonomi keluarga.

Hasilnya luar biasa, Grameen Bank saat ini memiliki 8,4 juta peminjam di mana 96 persen di antaranya adalah perempuan. Ia juga mengembangkan berbagai inisiasi untuk rakyat miskin seperti Grameen Phone, operator seluler terbesar di Bangladesh yang sebagian besar pelanggannya merupakan rakyat miskin.

"Menghasilkan uang merupakan kebahagiaan dan merupakan pencipta semangat yang luar biasa," kata Yunus di depan miliuner dunia yang diselenggarakan PBB awal bulan Juli 2013. 

"Namun membuat orang lain bahagia itu kebahagiaan luar biasa dan lebih menarik dari pada menghasilkan uang," ujar Yunus yang membuat para miliuner tercengang. 

Usaha Yunus membangkitkan masyarakat miskin Bangladesh dari keterpurukan mendapatkan berbagai ganjaran, mulai dari penghargaan Nobel, Presidential Medal iofFreedom, Congressional Gold Medal dan lain-lain.

Yunus memang fokus memberdayakan perempuan miskin dan pengemis di negaranya tersebut untuk menjadi wirausaha.

"Saya pinjamkan uang ke wanita miskin sebesar US$30, dan saat mereka menerima uang tersebut ia bergetar, menggigil karena tidak percaya menerima uang sebesar itu seumur hidupnya. Dan saat ia merasa ada orang yang mempercayakannya menerima pinjaman uang, ia akan menjaga kepercayaan tersebut seumur hidupnya," kata Yunus.

"Dan kepada para pengemis, kami berikan pinjaman US$4-10 per orang. Saya katakan, uang ini dibelikan aksesoris dan makanan sehingga anda mempunyai barang untuk usaha," katanya.

Khusus untuk pengemis, Yunus menyatakan sekitar 25 ribu orang berhenti mengemis sepenuhnya karena mereka telah beralih menjadi penjual barang atau makanan dari pintu ke pintu yang sukses.

Untuk mengubah mental pengemis menjadi mental wirausaha tidaklah mudah. Namun, saat mereka diberikan kesempatan untuk mengubah hidupnya maka mereka akan mengerahkan seluruh kemampuan hidupnya. "Jangan paksa mereka untuk berhenti mengemis dalam semalam karena itu merupakan inti bisnis mereka," katanya.

Yunus menyebut model bisnisnya sebagai bisnis sosial, yang jauh dari sistem kapitalisme yang diartikan sebagai aktivitas manusia untuk mencari laba sebesar-besarnya. Yunus menempatkan bisnisnya dengan mengabaikan keuntungan pribadi dan fokus untuk mengembangkan manusia dan dunia.

"Perusahaan memperoleh laba, namun laba tetap dengan perusahaan. Pemilik hanya akan mendapatkan kembali investasi awal, tidak lebih. Saya tidak mengatakan untuk menjauh dari keuntungan, tetapi memisahkan dan menjalankan secara pararel," katanya.

Usahanya ini ditiru oleh berbagai lembaga keuangan dunia. Sekitar 40 negara di penjuru dunia membuat proyek yang mirip dengan Grameen Bank, termasuk Bank Dunia yang memprakarsai skema pembiayaan Grameen Bank ke seluruh dunia.

Semakin populernya Yunus di Bangladesh dan dunia membuat pemerintah Bangladesh menjadi takut. Dilansir BBC, pada Maret 2011 lalu, bank sentral yang memiliki 25 persen saham di Grameen Bank memecat Yunus sebagai Direktur Pelaksana. 

Bank Sentral mengatakan, profesor Yunus melanggar undang-undang pensiun dengan tetap memimpin Grameen Bank di usia 70 tahun, padahal batas wajib pensiun di Bangladesh 60 tahun.

Bank Sentral juga mengatakan Yunus tidak mendapatkan persetujuan pemerintah ketika ditunjuk sebagai Direktur Pelaksana pada 1999 lalu. Media internasional menilai, pencopotan Yunus sebagai puncak pertikaian dengan pemerintah, di mana pada 2007 lalu Yunus berusaha membentuk partai baru.

Yunus berusaha melawan pencopotannya tersebut dengan mengajukan gugatan, yang ditolak oleh MahkamahAgung pada Mei 2011. Ia akhirnya menerima pemecatan dirinya namun tetap mengkritisi langkah pemerintah yang ia duga mau mengambil alih Grameen Bank.

"Sepertinya tujuan pemerintah mau mengambil alih Grameen Bank sepenuhnya. Mereka membentuk komisi dan mengusulkan saham peminjam bukanlah pemilik bank sebenarnya. Dewan Bank yang terdiri dari tiga wakil pemerintah dan sembilan wakil oleh peminjam diberhentikan oleh komisi karena aturan pemilihan dewan cacat," katanya.

Rekomendasi komisi pemerintah tersebut belum terjadi dan ia yakin para penduduk miskin yang merasakan manfaat langsung dari kehadiran bank dengan moto Bank for The Poor ini dapat melawan rencana pemerintah. "Grameen Bank dimiliki oleh 8,5 juta peminjam, dengan rata-rata memiliki lima anggota keluarga. Lebih dari 40 juta orang terlibat, dan mereka akan menang.

Ilmuwan Muslim Zaman Kini : Peraih Nobel Kimia

Ilmuwan Muslim Zaman Kini : Peraih Nobel Kimia
Kerincisungaipenuh.com - “Kimia adalah ilmu yang hampir seluruhnya diciptakan oleh peradaban Islam,” kata sejarawan Amerika Serikat, Will Durrant, dalam bukunya The Story of Civilization IV: The Age of Faith.

Kata “kimia” atau “chemistry” dalam Bahasa Inggris bahkan merujuk pada Bahasa Arab, al-kimia.

Namun muslim pertama yang meraih penghargaan Nobel Kimia baru muncul pada tahun 1999. Dia adalah Dr. Ahmad Zewail (67 tahun), ilmuwan Mesir lulusan Universitas Alexandria mesir yang meraih gelar doktornya di Universitas Pennsylvania, Philadelphia, Amerika Serikat.

Kimia adalah hidup Zewail. Sejak kecil ia sudah jatuh cinta pada kimia. Orangtuanya bahkan berharap Zewail menjadi profesor. Zewail kerap menghabiskan waktu berhari-hari untuk melakukan beragam penelitian kecil-kecilan. Tanpa sepengetahuan orangtuanya, di kamar tidur dia merakit peralatan kecil dari kompor milik ibunya dan beberapa tabung gas untuk mengamati bagaimana kayu bisa diubah menjadi asap dan cairan.

Di mata Zewail, kimia amat mempesona. Sampai remaja dan menginjak bangku SMA pun, kegiatan Zewail sehari-hari tak pernah lepas dari berbagai percobaan kimia. Ini pula yang membuat dia menempuh studi di Jurusan Kimia Fakultas Sains Universitas Alexandria. Keseriusan mempelajari kimia mengantarkannya lulus dengan predikat cum laude. Ia langsung diangkat sebagai asisten dosen di kampusnya begitu lulus.

Kecemerlangan Zewail berlanjut. Ia memperoleh beasiswa untuk menempuh program doktoral di Universitas Pennsylvania AS. Meski awalnya mengalami kendala bahasa, otak brilian Zewail tak terbantahkan. Hanya dalam waktu delapan bulan, dia telah menyelesaikan disertasinya yang membahas tentang interaksi molekul dengan cahaya.

Setelah sempat bekerja sebagai peneliti di Universitas Berkeley California, Zewail akhirnya memutuskan menjadi dosen di California Institute of Technology. Di sini dia meneliti keadaan transisi pada reaksi kimia, yakni waktu yang harus dilalui atom atau molekul (gabungan atom) saat bereaksi.

Keadaan transisi pada reaksi kimia ini terjadi dalam rentang waktu femtodetik (0,000000000000001 detik atau 10-15 detik). Sebagai gambaran, 1 femtodetik setara dengan 1 detik dibagi 32 juta tahun. Penelitian Zewail pun melahirkan cabang baru dalam kimia yang disebut femtokimia, ilmu yang mempelajari reaksi kimia pada skala waktu luar biasa pendek, kurang dari sekedipan mata.

Perceraian

Semula penelitian Zewail tak berjalan mulus. Ia harus menghabiskan bergelas-gelas kopi dan terus berada dalam laboratorium sampai dini hari. Ini harus dibayar mahal. Zewail kehilangan kehidupan rumah tangganya. Hubungan dengan istrinya semakin tidak harmonis dan berujung pada perceraian.

Namun masalah keluarga ini tak membuat penelitian Zewail goyah. Ia terus fokus sampai akhirnya pada penghujung 1980-an berhasil mengamati keadaan transisi pada reaksi kimia garam natrium iodida. Keberhasilan ini berkat alat baru ciptaan Zewail, yakni spektotrofotometer yang sumber cahayanya berasal dari laser berdurasi femtodetik. Alat ini semacam kamera laser ultrapendek yang bekerja dengan memadukan dua berkas sinar yang dihasilkan molekul-molekul dalam sebuah ruang vakum.

Zewail kemudian menggunakan alatnya itu untuk meneliti reaksi-reaksi kimia lain pada cairan, padatan, gas, sampai reaksi kimia hayati pada makhluk hidup. Bila sebelum femtokimia berkembang, ilmuwan hanya menyusun teori tentang bagaimana atom-atom bertemu dan bergabung, kini kamera laser hasil penemuan Zewail memungkinkan peneliti untuk mengamati beragam reaksi kimia dalam gerak lambat.

Berbagai penelitian Zewail tersebut dipuji sebagai terobosan penting oleh komunitas ilmiah. Ini pula yang akhirnya membuat dia dianugerahi Nobel Kimia pada tahun 1999. Kisah bahagia Zewail berlanjut di luar laboratorium ketika ia bertemu Dema, doktor wanita ahli obat-obatan di Universitas California Los Angeles (UCLA) yang kemudian menjadi istri keduanya.

Zewail yang memiliki kewarganegaraan ganda, Mesir dan Amerika Serikat, kini menetap di San Marino, California, AS bersama istri dan anak-anaknya. Seperti yang diimpikan orangtuanya semasa dia kecil, Zewail memegang dua jabatan profesor sekaligus di California Institute of Technology, yaitu Profesor Kimia dan Profesor Fisika.

Sebelum Zewail, ada satu ilmuwan muslim lain yang pernah meraih Nobel, yakni Mohammad Abdus Salam, fisikawan kelahiran Pakistan yang menempuh pendidikan di Universitas Punjab dan Universitas Cambridge. Namun berbeda dengan Zewail yang meraih Nobel Kimia, Abdus Salam yang anggota Komunitas Muslim Ahmadiyah itu meraih Nobel Fisika. (dari berbagai sumber)

Penemu Sabun dan Shampoo Ternyata Muslim

//
Penemu Sabun Dan Shampoo Ternyata Muslim
Kerincisungaipenuh.com - Pemilihan dimulai dari yang paling dekat dengan semua orang, yaitu makanan, pakaian, tempat tinggal, urusan pendidikan dan kesehatan, transportasi, hiburan, hingga politik. Tentu saja, siapa saja dapat membuat daftar seperti ini sesuai selera masing-masing.


1. Minum Kopi
Kita mulai dari minuman terpopuler di dunia. Konon ini ditemukan di Ethiopia, ketika seorang penggembala Muslim melihat kambing-kambingnya lebih segar setelah memakan biji-bijian dari dari sejenis tumbuhan. Ia lalu merebus biji tersebut dan membuat kopi pertama di dunia. Sejarah lalu mencatat setelah biji-biji kopi tersebut dibawa ke Yaman, digunakan oleh para sufi untuk mengusir kantuk saat beribadah di malam hari. Pada akhir abad 15 kopi tiba di Mekah dan Turki hingga akhirnya tiba di Venesia pada tahun 1645. Kopi yang dalam bahasa Arabnya “qahwa” di Turki disebut “kahve” di Italia disebut “caffe” dan di Inggris disebut “coffee”.

2. Tata Cara Makan
Tata cara makan yang berupa tiga urutan hidangan makanan yang bermula dari sup, diikuti dengan ikan atau daging, lalu makan buah dan kacang, diperkenalkan oleh Ali bin Nafi, yang dikenal populer dengan Ziryab di Cordoba pada abad 9. Dia juga memperkenalkan cara minum dengan gelas kristal (bukan lagi cangkir logam atau keramik).

3. Memakai Sabun dan Shampoo
Mencuci dan mandi adalah hal religius bagi umat Islam, tidak heran jika mereka menyempurnakan resep untuk sabun yang kita gunakan saat ini. Bangsa Mesir kuno atau orang Romawi sudah mengenal sabun, tapi orang Islamlah yang menggabungkan minyak nabati dengan sodium hidroksida dan aromatik. Shampoo diperkenalkan ke Inggris oleh seorang Muslim yang membuka pemandian “Mahomed’s India Vavour bath” di pinggir laut Brighton pada 1759 M. Dari sana Keramas di perkenalkan dari ahli bedah hingga Raja George IV dan William IV.

4. Menggelar Karpet
Karpet sebagai perlengkapan rumah nyaman adalah produk teknik tenun umat Islam, paduan dari bahan kimia Islam dan pola yang ditata dengan rapi. Menurut pujangga Belanda Erasmus, sebelum rumah-rumah Eropa mengenal karpet, lantai-lantainya biasa tertutup rumput, dan bertahun-tahun, menyimpan dahak, muntah, kotoran anjing, dan lainnya. Tidak mengejutkan bagaimana akhirnya karpet dengan cepat berkembang di sana.

5. Taman untuk Meditasi
Bangsa Eropa sudah biasa memiliki dapur dan taman obat, tapi orang-orang Islamlah yang mengembangkan gagasan kebun sebagai tempat keindahan dan meditasi. Taman dengan julukan “The Royal Pleasure Garden” pertama dibuka di Eropa pada abad ke-11 oleh Muslim Spanyol. Di samping itu kita juga mengenal bunga yang berasal dari daerah Muslim termasuk anyelir dan tulip.

6. Menulis dengan Pena
Tidak ada pendidikan tanpa tulis-menulis. Fountanin pen (pena cair) diciptakan untuk Sultan Mesir pada 953 M setelah ia menuntut pena yang tidak akan menodai tangan atau pakaian. Pena tersebut menyimpan tinta dalam sebuah reservoir dan sebagai pena modern, ia bekerja dengan sistem gravitasi dan sistem kapiler. Ratusan tahun setelah itu, di Eropa orang masih saja harus menulis dengan bulu ayam yang tetesan tintanya akan sering menodai kertas atau tangan mereka.

7. Berhitung “Cara Arab”
Sistem angka mungkin berasal dari India tapi sistem penjabaran angka berasal dari Arab dan pertama kali muncul dalam karya Al-Khwarizmi dan Al-Kindi sekitar tahun 825 M. Isi buku al-Khawarizmi, Al-Jabr wa-al-Muqabilah, masih dipakai hingga kini. Karya ini dibawa ke Eropa 300 tahun kemudian oleh matematikawan Italia, Fibonacci. Algoritma dan banyak teori trigonometri datang dari dunia Muslim. Dan penemuan Al-Kindi mengenai analisis frekuensi telah menciptakan dasar ilmu kriptologi modern.

8. Alat Bedah
Rumah sakit modern tidak terbayangkan tanpa unit bedah. Banyak peralatan bedah modern yang desainnya persis dengan yang dibuat abad 10 oleh Abu Qosim Az-Zahrawi. Pisau bedah, gergaji tulang, tang, gunting halus untuk bedah mata dan sebanyak 200 alat ciptaannya tetap di pakai oleh ahli bedah modern. Dialah yang menemukan Catgut, alat yang digunakan untuk jahitan internal yang dapat melarutkan diri secara alami (penemuan itu terjadi ketika seekor monyet menelan senar kecapinya) dan ternyata benda tersebut juga dapat digunakan untuk membuat kapsul obat. Pada abad ke-13, petugas medis Muslim lainnya bernama Ibn Nafis menjabarkan tentang sirkulasi darah, 300 tahun sebelum William Harvey menemukannya. Muslim dokter juga menemukan obat bius dari campuran opium dan alkohol dan menemukan jarum berongga yang dipakai untuk menyedot katarak dari mata, sebuah teknik yang masih digunakan sampai saat ini.

9. Vaksinasi
Teknik inokulasi dengan kuman yang dilemahkan untuk merangsang kekebalan tubuh ternyata dirancang di dunia Muslim dan dibawa ke Eropa dari Turki oleh istri duta besar Inggris ke Istanbul pada tahun 1724 M. Anak-anak Turki telah divaksin dengan cacar sapi untuk melawan cacar yang mematikan setidaknya 50 tahun sebelum Jenner dan Pasteur di Barat menemukannya.

10 Engkol Poros
Engkol-poros adalah perangkat yang mengubah putaran menjadi gerak linear di hampir semua mesin dalam dunia modern. Penemuan mekanis terpenting dalam sejarah manusia ini diciptakan oleh Al-Jazari untuk mengangkat air untuk irigasi. Dalam bukunya tahun 1206 M mengenai Pengetahuan tentang Alat Mesin, ia menunjukkan penyempurnaan penggunaan katup dan piston, merancang beberapa jam mekanik tenaga air dan berat, dan merupakan ayah dari dunia robotika. Salah satu diantara 50 penemuannya adalah kunci kombinasi.

11. Pesawat Terbang
Penemu prinsip pesawat terbang adalah Abbas Ibnu Firnas, seribu tahun sebelum Wright bersaudara menambahkan mesin padanya. Abbas Ibnu Firnas pada tahun 852 M melompat dari menara Masjid Agung di Cordoba menggunakan jubah longgarnya yang dipadu dengan kayu. Dia berharap untuk meluncur seperti burung, tetapi yang didapatnya adalah apa yang kini dianggap sebagai parasut pertama. Pada tahun 875 M, saat usianya sudah 70 tahun, setelah menyempurnakan alat terbangnya yang memakai sutera dan bulu elang ia mencoba lagi, melompat dari sebuah gunung. Dia terbang dari bisa bertahan di ketinggian selama sepuluh menit tetapi jatuh saat mendarat. Ia menyimpulkan bahwa itu karena ia tidak memberikan ekor pada perangkatnya sehingga akan melambat saat mendarat.

12. Kamera
Tidak terbayangkan saat ini ada suatu acara tanpa diabadikan dengan kamera. Adalah Ibn al-Haitham yang membuat kamera pin-hole pertama setelah mengamati cara cahaya datang melalui lubang di jendela-jendela. Semakin kecil lubang, semakin jelas bentuknya, ia lalu membuat Kamera Obscura pertama (dari kata “qamara” dalam bahasa Arab untuk ruangan gelap atau ruang pribadi). Dia juga disebut orang pertama yang merancang secara fisik sebuah pemikiran filsafat menjadi bentuk eksperimen ilmiah.

13. Geografi
Tidak ada urusan politik tanpa geografi. Pada abad ke-9 M, geografer Muslim telah menganggap bahwa bumi itu bulat. Ibn Hazm mengatakan, “bahwa matahari selalu vertikal terhadap satu titik tertentu di Bumi, itu adalah bukti bumi itu bulat”. Hal itu terjadi 500 tahun sebelum Galileo. Astronom Muslim menghitung keliling bumi kira-kira 40,253 km - hanya kelebihan 253 km dari harga saat ini. Al-Idrisi membawa globe yang menggambarkan dunia ke Raja Roger Sizilia pada 1139 M.

14. Senjata Api
Senjata api adalah perlengkapan standar polisi dan militer di manapun saat ini. Cina adalah penemu mesiu, dan menggunakannya dalam kembang api mereka, tetapi insinyur Muslimlah yang memurnikannya dengan potasium nitrat untuk kepentingan militer. Pada abad ke 15 mereka telah membuat roket, yang mereka disebut “telur bergerak sendiri dan membakar”, dan sebuah terpedo paduan bom berbentuk buah pir dengan tombak di bagian depan yang akan menusuk dirinya dan meledak bila ditembakkan ke kapal musuh.

Semua penemuan ini terjadi karena ada sinergi para ilmuwan yang terdidik dan difasilitasi oleh Daulah Khilafah, kemudian disebarkan ke seluruh dunia dengan semangat rahmatan lil ‘alamin

MENU KANAL

Copyright © 2013 All rights reserved - Designed by Kadral hadi Kembali Ke Atas